24 Penerima Beasiswa Inggris Kembali ke Tanah Air

23 Februari 2012 Berita Pendidikan


JAKARTA Decentralization Support Facility (DSF) bersama Kedutaan Inggris menyambut 24 pelajar Indonesia yang baru saja kembali setelah menyelesaikan studi pascasarjananya di berbagai universitas di Inggris. Ke-24 pelajar tersebut merupakan pegawai dari beberapa kementerian dan lembaga pemerintahan Indonesia.

Sebelumnya, para pelajar yang berkesempatan melanjutkan studi di Inggris ini lolos seleksi dan berhak menerima program beasiswa dengan total mencapai 1 juta dollar AS. Dana sebesar itu sepenuhnya disediakan oleh Pemerintah Inggris melalui Departemen Pembangunan Internasional Inggris (DFID) dan diadministrasikan oleh Bank Dunia.

Adapun program beasiswa ini merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Inggris untuk mendukung upaya Indonesia meningkatkan pelayanan publik dalam rangka mendukung reformasi dan pertumbuhan yang lebih besar.

Di Inggris, para pelajar berkesempatan mempelajari bidang studi yang dapat membantu pelayanan publik terdesentralisasi secara efektif. Misalnya mengenai kebijakan publik, administrasi publik, pemerintahan, perencanaan, dan pembangunan regional.

Wakil Duta Besar Inggris untuk Indonesia, Rebecca Razavi, mengatakan, universitas-universitas di Inggris memiliki reputasi yang diakui dunia. Dengan kualitas dan pendekatan mengajar yang inovatif membuat Inggris memiliki empat universitas dari enam universitas terbaik di dunia.

"Saya yakin bahwa pengetahuan dan pengalaman yang mereka peroleh dapat digunakan untuk membantu Indonesia mencapai tujuan pertumbuhan, kesejahteraan, dan reformasi ekonomi," kata Rebecca, Rabu (22/2/2012) petang, di Hotel Mandarin Oriental, Jakarta.

Ia juga mengaku bangga karena Pemerintah Inggris bersedia membiayai pelajar Indonesia untuk melanjutkan studi di negara tersebut. Menurutnya, program beasiswa ini merupakan elemen penting dalam kemitraan Inggris-Indonesia.

Sumber: kompas.com