21 Ribu Guru di Sumut Tunggu Tunjangan

2 November 2009 Berita Pendidikan


MEDAN - Sebanyak 21 ribu guru bersertifikat di Sumatra Utara (Sumut) dari jumlah keseluruhan sebanyak 37 ribu guru yang tersebar di 33 kabupaten/kota kini masih menunggu tunjangan profesi dari pemerintah.

"Baru 16 ribu bersertifikasi di Sumut yang mendapat tunjangan profesi sementara sisanya masih dalam proses," kata Sekretaris Panitia Sertifikasi Guru Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan (LPMP) Sumut Rudianto, di Medan, Minggu (1/11).

Berdasarkan data LPMP Sumut, total jumlah guru di Sumatera Utara sebanyak 179 ribu dan sesuai target pada Tahun 2015 seluruh guru di daerah ini sudah tersertifikasi.

"Untuk mencapai target itu, diharapkan Dinas Pendidikan di daerah-daerah serta para guru lebih ekstra mempersiapkan diri," katanya.

Setelah tahun 2015, tidak akan ada lagi guru yang mengikuti sertifikasi melalui pemeriksaan portofolio dan semuanya harus melalui pendidikan profesi yang begitu lulus langsung mengantongi sertifikat guru profesional.

Sementara Kepala Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan (LPMP) Sumut Mahdi Ibrahim melalui Humas Yan Hendra mengatakan, pihaknya terus melakukan pemantauan terhadap kinerja guru bersertifikasi di daerah ini.

"Kinerja para guru bersertifikasi yang telah mendapat tunjangan akan terus dipantau untuk memastikan, apakah tetap menjalankan tugas secara profesional," katanya.

Pemantauan dilakukan dengan melibatkan para kepala sekolah, lembaga profesi guru dan masyarakat yang peduli pada pendidikan. Para kepala sekolah diminta melaporkan kinerja guru bersertifikasi di tempatnya bertugas.

"LPMP juga berharap partisipasi masyarakat untuk melaporkan jika ada guru bersertifikasi yang tidak menjalankan tugasnya secara profesional," katanya.

Dalam kesempatan itu dia juga kembali mengingatkan, para guru bersertifikasi untuk tidak main-main menjalankan tugasnya karena sudah mendapatkan tunjangan profesi sebesar satu bulan gaji. "Jadi tidak ada alasan lagi bagi guru yang telah disertifikasi untuk tidak sungguh-sungguh menjalankan tugasnya," katanya.

Para guru bersertifikat diharapkan pula terus mengasah kemampuan untuk menunjang peningkatan kualitas pendidikan. Untuk itu, tunjangan yang diterima hendaknya bisa dimanfaatkan guna menambah pengetahuan dan meningkatkan kompetensinya. (Ant/OL-7)

Sumber: mediaindonesia.com