Berita Pendidikan
3 September 2009

2013, Bantul Bebas Gaptek

PUNDONG-Kabupaten Bantul direncanakan bebas gagap teknologi (gaptek) tahun 2013 sekaligus mendukung terwujudnya Jogja sebagai Cyber Province. Untuk itu, saat ini sekolah-sekolah di Bantul mulai dilengkapi dengan perangkat Teknologi Informasi (TI) untuk meningkatkan mutu pendidikan dengan dukungan Mitra Sejati Galery Information Technology (MSG IT).
Sebagai langkah pertama diserahkan laptop, LCD dan software pembelajaran oleh Kepala Dinas Pendidikan Provinsi DIY Prof DR Suwarsih Madya PhD kepada SDN Baran, Dusun Piring, Desa Srihardono, Pundong, Sabtu (29/8) lalu. Acara ini dihadiri Kepala Dikdas Bantul Drs Sahari, Direktur MSG IT Drs Muhammad Khozin, Kepala UPT Kecamatan Pundong Bantul, 20 Kepala SD di Pundong serta 70 perwakilan guru SD negeri maupun swasta di Pundong.
Kegiatan ini sengaja diawali dari SD yang terpencil agar bisa memotivasi SD di kecamatan lain untuk melengkapi diri dengan IT.
Menurut Drs Sahari, di Kecamatan Pundong dari 20 SD negeri dan swasta dengan jumlah siswa 2.764 anak, baru 4 sekolah yang memiliki laboraturium komputer. Rata?rata guru di setiap sekolah baru 20 persen yang mampu menggunakan komputer.
"Tentu saja Dikdas sangat setuju penggunaan atau perubahan Rencana Anggaran Pendapat dan Belanja Sekolah (RAPBS) untuk dialokasikan pada tercapainya pembelajaran berbasis IT di SD. Dinas Pendidikan Bantul akan terus memonitor ke setiap sekolah pasca launching ini. Salah satu cara adalah pemberlakuan pengiriman surat dari sekolah ke dinas via email," kata Sahari.
Sedangkan MSG IT Drs Muhammad Khozin mengaku siap menjadi mitra dan pelaksana teknis lapangan. "Kami memberi subsidi beli laptop 2 gratis 1 atau beli 3 bayar 2. Dan agar tidak dimanfaatkan kepentingan pribadi, setiap pembelian harus mendapat rekomendasi dari sekolah," katanya.
Sementara Prof Dr Suwarsih Madya Ph.D mengaku sangat mendukung guru SD bisa menggunakan komputer dan internet sebagai media pembelajaran. "Saya juga menghimbau agar hal ini benar-benar dilaksanakan atau ada follow up-nya sehingga tak sekadar launching," katanya.
Dinas Pendidikan Provinsi DIY juga siap bekerjasama dengan pihak swasta (MSG IT). Karena dilindungi UU NO 20 Tahun 2003, Pasal 4 ayat 6, bahwa pendidikan diselengarakan dengan memberdayakan semua komponen masyarakat. (sri)

Sumber: bernas.co.id

Berita Pendidikan Lainnya...

Direktori Sekolah Info Beasiswa Solusi Pendidikan Promo Tahukah Kamu? Hiburan Tutorial Karir Iklan Baris