20 Persen Lulusan SMA dan SMK di Bogor Tidak Melanjutkan ke Perguruan Tinggi

1 Maret 2015 Berita Pendidikan


Dinas Pendidikan Kota Bogor, Jawa Barat, mengatakan sebanyak 20% dari 22.500 lulusan SMA dan SMK di Bogor tidak melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi. Mereka memilih untuk langsung bekerja ketimbang melanjutkan ke perguruan tinggi.

Dari 22.500 SMA dan SMK di Kota Bogor, baru 80% yang melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi, sisanya 20% langsung bekerja.

Dinas Pendidikan Kota Bogor terus berupaya untuk menumbuhkan keinginan para lulusan SMA dan SMK melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi agar memiliki kemampuan dan daya saing lebih dalam menghadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN.

Maka dari itu, diselenggarakan Bogor Education Fair (BEF) 2015. Selain itu, BEF 2015 dapat membantu para pelajar untuk menambah referensi untuk menentukan pilihannya setelah lulus nanti.

"Kita berharap dengan penyelenggaraan ini mendongkrak jumlah lulusan SMA dan SMK yang melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi. Dengan demikian, akan memberikan kontribusi yang positif bagi pengembangan sumber daya manusia yang kompetitif dan mampu bersaing," ujar Usmar Hariman, Wakil Wali Kota Bogor.

Menurut Ketua Panitia BEF 2015 Dewi Isumaya, Bogor Education Fair 2015 ini merupakan yang pertama diselenggarakan, berlangsung selama tiga hari yakni mulai dari 25 hingga 27 Februari mendatang. Acara ini terselenggara berkat kerja sama Dinas Pendidikan dengan PT Zeryn Komika.

"Kegiatan ini menjadi ajang untuk menyalurkan kreatifitas dan bakat para pelajar di Kota Bogor karena pameran ini juga ada digelar beragam perlombaan," katanya.

Oleh: Feliciany H T
(Dikutip dari berbagai sumber)