Berita Pendidikan
13 Juli 2010

2.068 Bangku Kosong Diperebutkan di PPDB SMA/SMK Tahap II

Lantaran tidak melapor diri, sedikitnya 2. 053 peserta PPDB (penerimaan peserta didik baru) SMA/SMK dinyatakan telah gugur sehingga harus mengikuti PPDB ulang. Jumlah tersebut terdiri dari 1.190 calon siswa SMA dan 863 calon siswa SMK. Padahal, mereka sebelumnya telah mengikuti PPDB tahap I pada tanggal 9 12 Juli lalu. Gugurnya sejumlah siswa itu secara otomatis menambah jumlah bangku kosong yang awalnya hanya 15 bangku. Dengan begitu maka kini jumlah bangku kosong yang tersedia sebanyak 2. 068 bangku dan akan diperebutkan oleh sekitar 24. 298 calon siswa pada PPDB tahap II yang akan digelar pada tanggal 13 14 Juli.

Berdasarkan data Dinas Pendidikan DKI Jakarta, dari total 68.295 peserta PPDB SMA/SMK tahap I, ternyata hanya 43.997 peserta yang dinyatakan lulus. Sedangkan 24.298 peserta lainnya dinyatakan gagal. Namun mereka yang gagal ini masih diberikan kesempatan untuk mengikuti PPDB tahap II yang akan digelar pada tanggal 13-14 Juli atau mulai besok hari. Jadi kapasitas yang masih tersedia pada PPDB Tahap II sebanyak 2.068 bangku kosong, karena yang tidak lapor diri ada sebanyak 2.053 peserta dan sisa bangku yang tidak terisi pada PPDB Tahap I ada 15 bangku. Ini hasil sampai dengan pukul 16.20, kata Taufik Yudi Mulyanto, Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta, Senin (12/7).

Taufik mengharapkan, peserta yang tidak lulus seleksi pada PPDB Tahap I dapat mengikuti PPDB Tahap II yang akan dibuka selama dua hari secara online. Pengumuman peserta yang lulus seleksi akan diumumkan Rabu (14/7) pukul 16.00 secara online. Kemudian dilanjutkan dengan proses yang sama yaitu lapor diri kepada sekolah masing-masing. Peserta tidak boleh mendaftarkan diri pada sekolah yang sama di tahap pertama. Harus sekolah yang berbeda. Setiap peserta didik baru boleh memilih lima sekolah pilihan, ujarnya.

Ia juga mengharapkan kapasitas ribuan bangku kosong tersebut bisa terisi penuh pada PPDB Tahap II. Menurutnya, PPDB Tahap II hanya memberi peluang calon siswa asal DKI saja, sedangkan siswa asal luar DKI tidak bisa ikut seleksi kembali. Syarat lainnya, calon peserta didik tersebut pernah mendaftar pada tahap I dan statusnya belum diterima di sekolah tujuan pada tahap I. Jika calon peserta belum pernah mengikuti seleksi tahap I, otomatis dia akan ditolak sistem. Begitu juga dengan siswa yang sudah diterima tidak boleh mendaftar lagi, jelasnya.

Kepala Bidang Pendidikan SMP/SMA Dinas Pendidikan DKI Jakarta, Amsani Idris, mengatakan, PPDB tahap II dibuka untuk memenuhi kuota yang kosong. Bangku kosong hanya terjadi jika siswa yang lulus tidak lapor diri. Sehingga, tidak ada bangku kosong yang tiba-tiba muncul atau diadakan oleh sekolah, kata Amsani.

Ia juga menambahkan, kegiatan belajar mengajar tahun ajaran baru 2010/2011 bagi peserta didik baru yang dimulai pada Senin, 19 Juli 2010. Peserta didik baru akan menjalani Masa Orientasi Siswa (MOS) selama tiga hari.

Sumber: beritajakarta.com

Berita Pendidikan Lainnya...

Direktori Sekolah Info Beasiswa Solusi Pendidikan Promo Tahukah Kamu? Hiburan Tutorial Karir Iklan Baris