120 Mahasiswa Indonesia Terima Beasiswa dari Mesir

26 Agustus 2009 Berita Pendidikan


Ia menjelaskan, penerima beasiswa terdiri atas 90 mahasiswa program S-1 di Universitas Al-Azhar, lima mahasiswa program S-2 Al-Azhar, lima pelajar untuk program tingkat menengah atas (Ma'had Al-Azhar), dan 10 mahasiswa lain pada program pendidikan umum, seperti, kedokteran, teknik, dan pertanian, di berbagai universitas di negeri Piramida itu.

Menurut dia, syarat penerimaan mahasiswa baru Indonesia di Al-Azhar adalah menghafal tiga juz Alquran, mengetahui bahasa Arab lisan dan tulisan, salinan ijazah yang disamakan di Al-Azhar yang disahkan Departemen Luar Negeri dan Departemen Hukum dan Hak Asasi Manusia, surat kelakuan baik dari kepolisian serta lulus ujian di Kedutaan Besar Mesir di Jakarta. "Penerimaan dan pemberangkatan mahasiswa baru tersebut merupakan kerjasama Kedutaan Besar Mesir dengan Departemen Agama Indonesia," kata Al-Kewaisny.

Disebutkannya, mahasiswa penerima beasiswa berasal dari berbagai pesantren di Indonesia, seperti, Al-Khairaat di Palu (Sulawesi Tengah), Darun Najah Jakarta, dan Pesantren Modern Gontor di Jawa Timur. Saat ini, katanya, jumlah mahasiswa Indonesia kuliah di Mesir tercatat 7.000 orang, terbanyak jika dibandingkan dengan mahasiswa asal negara lain sahabat Mesir. Sebagian besar mahasiswa itu kuliah di Al-Azhar, di samping perguruan tinggi lain, seperti Universitas Kairo, Universitas Ain Shams, dan Universitas Helwan. "Pemerintah Mesir bertekad memberi beasiswa kepada mahasiswa Indonesia setiap tahun sebagai salah satu upaya mempererat hubungan kedua pihak," kata El-Kewaisny.ant/bur

By Republika Newsroom

sumber: republika.co.id