Berita Pendidikan
17 Februari 2010

1006 Guru Terpencil di Banten Terima Tunjangan

Serang, 14/2 (ANTARA)- Sebanyak 1.006 orang guru yang ditempatkan di daerah terpencil di wilayah Provinsi Banten menerima tambahan penghasilan berupa tunjangan dari Kementerian Pendidikan Nasional sebesar Rp1.350.000 per bulan.
Kepala Bidang (Kabid) Peningkatan Mutu Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PMPTK) Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Banten Ajak Muslim di Serang, Minggu mengatakan, guru yang mengabdikan diri di daerah terpencil di wilayah Provinsi Banten lebih banyak berada di wilayah Banten Selatan yakni di Kabupaten Pandeglang dan Lebak.
"Dedikasi guru-guru di daerah terpencil layak diapresiasi, mengingat pengabdian mereka mencerdaskan masyarakat di daerah terpencil yang pendidikannya tertinggal," katanya.
Ajak mengatakan, dengan adanya bantuan tersebut diharapkan dapat memotivasi mereka dalam mengentaskan kebodohan di daerah terpencil.
Bahkan, kata Ajak, ada wacana dari Pemerintah pusat, para guru yang ditugaskan di daerah terpencil akan diberikan rumah. Namun hal itu masih menunggu kebijakan dari pemerintah pusat karena ketentuannya belum ada.
"Walaupun ini baru wacana, mudah-mudahan bisa segera direalisasikan, " katanya.
Dari jumlah 83.462 guru yang ada di Banten, kata dia, hanya 1.006 guru yang mengajar di
daerah terpencil yang memperoleh tunjangan tersebut yang sebagian besar di Kabupaten Pandeglang dan Lebak.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Lebak Ade Nurhikmat mengatakan, di Kabupaten Lebak masih ada sekitar 450 orang guru yang ditempatkan di daerah terpencil di beberapa kecamatan di wilayah Lebak Selatan.
Adapun kriteria daerah terpencil itu, kata Ade, diantaranya jarak jangkauan ke lokasi sekolah dari jalan raya harus ditempuh dengan jalan kaki sepanjang 5 Km serta sulitnya medan untuk menempuh ke lokasi sekolah yang ada di daerah terpencil itu.
"Sekarang jumlah daerah terpencil di Lebak sudah berkurang, seiring dengan kemajuan pembangunan terutama pembangunan jalan desa," kata Ade.
Sementara Kepala Dindik Provinsi Banten Eko Endang Koswara, mengatakan, Dinas Pendidikan
Provinsi Banten pada tahun 2010 mendapatkan bantuan dari APBN untuk peningkatan mutu guru senilai Rp158 miliar.
Dana tersebut akan dialokasikan untuk kegiatan seperti pemberian tunjangan fungsional guru non PNS, lomba- lomba guru berprestasi, serta untuk meningkatkan kualifikasi guru yang masih berijazah SMA menjadi S1.
Pada tahun 2010 ini, untuk peningkatan kualifikasi guru yang berijazah SMA ke S1 sebanyak 4.040 guru. Setiap guru tersebut akan diberikan bantuan sebesar Rp2 juta untuk melanjutkan kuliah
ke jenjang S1 (Sarjana).Sumber: Milis

Berita Pendidikan Lainnya...

Direktori Sekolah Info Beasiswa Solusi Pendidikan Promo Tahukah Kamu? Hiburan Tutorial Lowongan Iklan Baris