100 Relawan Pengajar "Belajar dari Alam"

29 Desember 2010 Berita Pendidikan


JAKARTA, Sebanyak 100 orang relawan pendidikan dari 50 rumah singgah di Jabodetabek mengikuti pelatihan pendidikan berupa workshop bertema "Belajar dari Alam" di Sekolah Alam Cikeas, Bogor, Jawa Barat, Selasa (28/12/2010). Pelatihan tersebut merupakan bagian dari program Volunter@aksi yang digelar PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITM).

"Diharapkan dapat memberikan pengetahuan baru, membuka wawasan lebih luas dan meningkatkan semangat relawan agar menjadi contoh masyarakat lainnya," ujar Corporate Communication Manager ITM, Melina Karamoy.

Di Sekolah Alam Cikeas, ratusan relawan tersebut mendapat pelatihan tentang mendidik anak secara kreatif dari para pengajar sekolah alam. Salah satunya adalah memanfaatkan barang-barang bekas pakai untuk membuat suatu permainan yang mendidik. Contohnya, membuat permainan ular tangga dari kertas bekas kalender dan kardus bekas.

Seorang peserta pelatihan, Dwi (37), berencana menerapkan metode belajar sekolah alam tersebut pada rumah singgah anak jalanan yang dikelolanya. Ia berencana membuat permainan ular tangga untuk 65 anak didik Rumah Sahabat Anak Puspita, Duren Sawit, Jakarta Timur.

"Untuk membuat anak lebih termotivasi belajar, pembelajaran di rumah singgah dalam bentuk permainan," katanya usai mengikuti pelatihan.

Hal senada juga dikatakan Agni (26), pengelola Taman Bacaan Syakhira, Condet. Dia berharap agar kegiatan semacam pelatihan pendidikan lebih sering digelar.

"Sangat bermanfaat. Harapannya lebih sering digelar, dibanyakin," katanya.

Kegiatan belajar mengajar yang dilakukan sambil bermain, menurut kedua peserta pelatihan itu, lebih efektif dibanding belajar tanpa bermain. Apalagi, jika peserta kegiatan belajar mengajarnya adalah anak jalanan yang memiliki jiwa cenderung lebih bebas dari anak lainnya.
Sumber: Kompas.com