1 Juta Anak Indonesia Serentak Cuci Tangan

19 Oktober 2009 Berita Pendidikan


JAKARTA-Lebih dari satu juta anak Indonesia serta jutaan masayarakat lainya melakukan gerakan cuci tangan pakai sabun serentak secara nasional, Kamis (15/10), pukul 10.00 WIB. Hari cuci tangan pakai sabun sedunia (HCTPSS) tersebut digelar serentak di sembilan kota besar serta didukung 20 kota/kabupaten layak anak, PKK di 33 Provinsi di Indonesia, Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) dan sejumlah LSM daerah.

Menurut rilis dari PT Unilever Indonesia yang diterima redaksi Republika, kegiatan itu menjadi momentum penting untuk meningkatkan kesadaran masyarkat terhadap cuci tangan pakai sabun yang terbukti efektif menjaga kesehatan. Tahun ini, HCTPSS difokuskan kepad anak-anak dan lingkungan sekolah.

Hal ini karena Ide HCTPSS bermula muncul dari permasalahan yang muncul di lingkup sekolah dan anak-anak, dimana anak-anak merupakan penderita tertinggi dai penyakit diare dan penyakit pernafasan yang sering kali berujung pada kemanusiaan. Akan tetapi penelitian juga menunjukkan anak-anak merupakan elemen masyarakat yang paling energik, antusias, dan terbuka untuk ide-ide baru, dan seringkali anak atau generasi muda menjadi bagian dari solusi.

Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menetapkan 15 Oktober sebagai HCTPSS, dan memobilisasi jutaan orang di lima benua untuk mencuci tangan pakai sabun. Semakin luas budaya mencuci tangan dengan sabun, membuat kontribusi signifikan untuk memenuhi target Millenium Development Goals (MDGs) yakni mengurnagi kematian anak-anak di bawah usia lima tahun hingga sekitar 70 persen.

PT Unilever Indonesai Tbk, melalui brand Lifebuoy bersama Kementerian Negara Pemeberdayaan Perempuan, Departemen Kesehatan, KPAI, Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Pusat, sejumlah lembaga swadaya masyarakat (LSM), dan media massa menggelar dan menyukseskan HCTPSS 2009 di Indonesia. HTCPSS ini di gelar di sejumlah sekolah dasar di sembilan kota, Jakarta, Bandung, Surabaya, Yogyakarta, Medan,Makassar, Banjarmasin, Ambon dan Jayapura. c12/rin
Sumber: Republika Online