1.816 Blanko Ijazah Dimusnahkan

2 Juni 2010 Berita Pendidikan


Dinas Pendidikan Provinsi Banten memusnahkan sebanyak 1.816 blanko ijazah dari berbagai tingkat pendidikan di wilayah tersebut. Semuanya merupakan blanko ijazah rusak dan sudah tidak terpakai lagi, baik ijazah SD, SMP, SMA, serta SMK.
"Ini untuk mengantisipasi adanya penyalahgunaan, karena bisa saja blanko itu dijadikan ijazah palsu," kata Sekretaris Dinas Pendidikan Provinsi Banten Mahmud Marua di Serang, Selasa (1/6/2010).

Blanko ijazah yang dimusnahkan itu, kata Mahmud, terdiri dari ijazah SD dan SDLB sebanyak 848 lembar, SMP 420 lembar, SMA 64 lembar, dan SMK 484 lembar. Semua blanko ijazah itu berasal dari tahun ajaran 2008/2009 dan merupakan blanko cadangan yang disiapkan untuk mengantisipasi kesalahan dalam penulisan ijazah.

"Sesuai standar operasional prosedur ujian nasional, pemusnahan dilakukan satu tahun setelah pelaksanaan UN tahun ajaran 2008/2009 atau ijazah yang sudah diberikan kepada siswa," ujar Mahmud yang juga Ketua Penyelenggara UN ini.

Kegiatan pemusnahan blanko ijazah dengan cara dibakar itu disaksikan tim pemantau independen (TPI) Solih, Kasi Mapenda Kanwil Kementrian Agama Provinsi Banten Munji, serta perwakilan Polda Banten.

sumber: kompas.com