Raih Kesempatan Mendapatkan Beasiswa Kementrian Agama Program 5.000 Doktor

17 Maret 2015 Info Beasiswa


Ada kabar gembira bagi Anda para scholarship hunter, khususnya untuk dosen atau tenaga kependidikan. Kementrian Agama telah resmi meluncurkan program beasiswa barunya khususnya bagi para dosen maupun tenaga kependidikan di lingkungan Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI) yaitu Mora Scholarships. Beasiswa studi S3 ini dikhususkan untuk dosen atau tenaga kependidikan yang ingin melanjutkan studinya di perguruan tinggi dalam negeri maupun luar negeri.

Beasiswa yang dipopulerkan sebagai Program 5.000 Doktor ini akan menjaring sekitar 1.000 dosen tiap tahunnya baik tenaga kependidikan maupun PNS di Direktorat Jenderal Pendidikan Islam untuk melanjutkan pendidikan doktor di perguruan tinggi yang mereka minati. Melalui beasiswa itu pula, selama lima tahun ke depan Kemenag menargetkan bisa menghasilkan 5.000 doktor.

Yang membedakan Mora Scholarship dengan beasiswa lainnya adalah, tidak adanya batasan usia bagi pelamar dengan syarat Anda mengabdi di lembaga PTKI, misalnya dosen IAIN, UIN, STAIN, STAI, dll. Namun, tidak menutup kemungkinan pula jika pelamar berasal dari Perguruan Tinggi Umum asalkan berada pada Fakultas Agama Islam.

Nantinya bagi penerima beasiswa akan mendapatkan berbagai macam keuntungan meliputi biaya pendidikan di perguruan tinggi tempat studi, living cost selama 6 semester untuk S3, serta biaya penyelenggaraan program.

Persyaratan Umum:

  • Warga Negara Indonesia (WNI)
  • Berstatus sebagai:
  • Dosen tetap PNS pada Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN); atau
  • Tenaga kependidikan PNS pada Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN); atau
  • Dosen tetap yayasan pada Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Swasta (PTKIS); atau
  • Dosen Tetap (PNS DPK maupun Non PNS) di Fakultas Agama Islam (FAI) pada Perguruan Tinggi Umum (PTU); atau
  • PNS pada Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama RI.
  • Memiliki gelar magister (S2) dari program studi yang telah terakreditasi oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT);
  • Program yang akan diambil sangat diperlukan untuk pengembangan program di PTKI/institusi;
  • Bersedia menandatangani kontrak perjanjian;
  • Membuat Surat Permohonan kepada Direktorat Jenderal Pendidikan Islam c.q. Direktur Pendidikan Tinggi Islam.
  • Melakukan registrasi online di laman http://scholarship.kemenag.go.id;


Persyaratan Khusus

A. Beasiswa S3 Luar Negeri untuk Dosen

  1. Surat Pengantar dari Rektor/Ketua perguruan tinggi tempat bertugas;
  2. Daftar Riwayat Hidup (Curriculum Vitae);
  3. Fotokopi SK kepegawaian pertama dan terakhir yang telah disahkan lembaga;
  4. Fotokopi Kartu Tanda Penduduk (KTP) yang masih berlaku;
  5. Fotokopi ijazah dan transkrip nilai pendidikan S1 dan S2 yang telah dilegalisir. Indeks prestasi kumulatif (IPK) pendidikan terakhir minimal 3,25 (skala 4,00) atau IPK ekuivalen untuk skalanya;
  6. Sertifikat lulus tes bahasa asing yang sama atau setara dengan TOAFL ®550 atau TOEFL PBT®550. Sertifikat bahasa disesuaikan dengan bahasa pengantar perkuliahan di perguruan tinggi tujuan;
  7. Sertifikat Pendidik (Dosen);
  8. Nomor Induk Dosen Nasional (NIDN);
  9. Surat pernyataan tidak sedang menerima bantuan beasiswa dari Kementerian Agama atau lembaga lain yang ditandatangani di atas materai;
  10. Surat Pernyataan kesediaan untuk kembali bertugas dan mengabdi pada perguruan tinggi pengirim minimal dua kali masa tugas belajar (n) atau dalam rumus (2 x n), terhitung setelah kelulusan;
  11. Rencana Penelitian (proposal) Disertasi;
  12. Rekomendasi dari profesor dalam bidang yang sesuai dengan bidang keilmuan yang akan diambil;
  13. Letter of Acceptance (LoA) dari perguruan tinggi tujuan atau korespondensi dengan calon pembimbing luar negeri (bila ada)


B. Beasiswa S3 Luar Negeri untuk Tenaga Kependidikan

  1. Surat Pengantar dari pimpinan unit kerja;
  2. Daftar Riwayat Hidup (Curriculum Vitae);
  3. Fotokopi SK kepegawaian pertama dan terakhir yang telah disahkan lembaga;
  4. Fotokopi Kartu Tanda Penduduk (KTP) yang masih berlaku;
  5. Fotokopi ijazah dan transkrip nilai pendidikan S1 dan S2 yang telah dilegalisir. Indeks prestasi kumulatif (IPK) pendidikan terakhir minimal 3,25 (skala 4,00) atau IPK ekuivalen untuk skalanya;
  6. Sertifikat lulus tes bahasa asing yang sama atau setara dengan TOAFL ®550 atau TOEFL PBT®550. Sertifikat bahasa disesuaikan dengan bahasa pengantar perkuliahan di perguruan tinggi tujuan;
  7. Surat pernyataan tidak sedang menerima bantuan beasiswa dari Kementerian Agama atau lembaga lain yang ditandatangani di atas materai;
  8. Surat Pernyataan kesediaan untuk kembali bertugas dan mengabdi pada perguruan tinggi pengirim minimal dua kali masa tugas belajar (n) atau dalam rumus (2 x n), terhitung setelah kelulusan;
  9. Rencana Penelitian (proposal) Disertasi;
  10. Rekomendasi dari profesor dalam bidang yang sesuai dengan bidang keilmuan yang akan diambil;
  11. Letter of Acceptance (LoA) dari perguruan tinggi tujuan atau korespondensi dengan calon pembimbing luar negeri (bila ada);


C. Beasiswa S3 Dalam Negeri untuk Dosen

  1. Surat Pengantar dari Rektor/Ketua perguruan tinggi tempat bertugas yang menyatakan bahwa program studi yang akan diambil dibutuhkan untuk penguatan satuan program studi/jurusan pada perguruan tinggi tersebut;
  2. Daftar Riwayat Hidup (Curriculum Vitae);
  3. Fotokopi SK kepegawaian pertama dan SK terakhir yang telah disahkan lembaga;
  4. Fotokopi Kartu Tanda Penduduk (KTP) yang masih berlaku;
  5. Fotokopi ijazah dan transkrip nilai pendidikan S1 dan S2 yang telah dilegalisir. Indeks prestasi kumulatif (IPK) pendidikan terakhir minimal 3,00 (skala 4,00) atau IPK ekuivalen untuk skalanya;
  6. Fotokopi sertifikat kemampuan bahasa Inggris dengan skor minimal TOEFL ITP®500 atau ekuivalennya;
  7. Sertifikat Pendidik (Dosen);
  8. Nomor Induk Dosen Nasional (NIDN);
  9. Surat pernyataan tidak sedang menerima bantuan beasiswa dari Kementerian Agama atau lembaga lain yang ditandatangani di atas materai;
  10. Pernyataan kesediaan untuk kembali bertugas dan mengabdi pada perguruan tinggi pengirim minimal dua kali masa tugas belajar (n) atau dalam rumus (2 x n), terhitung setelah kelulusan;
  11. Rencana Penelitian (proposal) Disertasi;
  12. Rekomendasi dari profesor atau doktor dalam bidang yang sesuai dengan bidang keilmuan yang akan diambil;


D. Beasiswa S3 Dalam Negeri untuk Tenaga Kependidikan

  1. Surat Pengantar dari Rektor/Ketua perguruan tinggi tempat bertugas yang menyatakan bahwa program studi yang akan diambil dibutuhkan untuk penguatan satuan program studi/jurusan pada perguruan tinggi tersebut;
  2. Daftar Riwayat Hidup (Curriculum Vitae);
  3. Fotokopi SK kepegawaian pertama dan SK terakhir yang telah disahkan lembaga;
  4. Fotokopi Kartu Tanda Penduduk (KTP) yang masih berlaku;
  5. Fotokopi ijazah dan transkrip nilai pendidikan S1 dan S2 yang telah dilegalisir. Indeks prestasi kumulatif (IPK) pendidikan terakhir minimal 3,00 (skala 4,00) atau IPK ekuivalen untuk skalanya;
  6. Fotokopi sertifikat kemampuan bahasa Inggris dengan skor minimal TOEFL ITP®500 atau ekuivalennya;
  7. Surat pernyataan tidak sedang menerima bantuan beasiswa dari Kementerian Agama atau lembaga lain yang ditandatangani di atas materai;
  8. Pernyataan kesediaan untuk kembali bertugas dan mengabdi pada perguruan tinggi pengirim minimal dua kali masa tugas belajar (n) atau dalam rumus (2 x n), terhitung setelah kelulusan;
  9. Rencana Penelitian (proposal) Disertasi;
  10. Rekomendasi dari profesor atau doktor dalam bidang yang sesuai dengan bidang keilmuan yang akan diambil;


Pendaftaran:

Sebelum mengajukan, daftarkan terlebih dahulu diri Anda pada laman scholarship.kemenag.go.id. isi formulir yang disediakan dan setelah dapat login, upload semua dokumen persyaratan yang diminta.

Oleh: Faqih F
(Dikutip dari berbagai sumber)